![]() |
| Tips Cara Memilih Burung Murai Batu yang Bagus |
Di dalam perlombaan sendiri juga terdapat kriteria penilaian yang disediakan oleh juri. Jadi kita harus bisa menjadikan burung murai batu yang akan kita ikut sertakan dalam lomba tersebut harus sesuai dengan kriteria penilaiannya seperti apa yang disediakan oleh juri lomba. Tak lepas dari itu kita juga harus pandai memilih burung murai batu bakalan yang bagus untuk dijadikan peserta dalam lomba.
Memilih burung murai batu bakalan jangan asal milih, kita harus bisa mengidentifikasi tubuhnya dengan teliti karena bagian-bagian tubuh juga menentukan kwalitas burung tersebut.
Seperti apa ciri-ciri bagian tubuh yang harus diperhatikan dalam memilih burung murai batu, silahkan baca artikel ini sampai habis supaya tidak ada poin-poin yang tertinggal.
Yang pertama, usia.
Dalam pemilihan burung bakalan, usia muda sangatlah penting, jadi pilihlah burung murai batu yang berusia sekitar 3-5 bulan. Untuk mengetahui apakah burung tersebut masih muda apa tidaknya, coba buka mulutnya dan perhatikan pada rongga mulutnya, jika masih cerah bisa dipastikan burung tersebut masih muda.
Yang kedua, paruh.
Hindari memilih burung murai batu bakalan yang memiliki paruh bengkok. Usahakan memilih burung murai batu yang paruhnya tebal, pangkalnya lebar, besar, dan panjang.
Yang ketiga, mata.
Hindari memilih burung murai batu yang matanya terdapat tanda-tanda adanya penyakit katarak, yaitu adanya selaput berwarna putih pada bola matanya. Pilih murai batu yang memiliki mata sehat, hitam, bulat besar dan melotot.
Yang keempat, leher.
Burung murai batu yang memiliki leher panjang dan padat berisi menandakan memiliki kemampuan mengeluarkan suara yang bagus, kuat, dan maksimal. Jadi pilihlah burung murai batu dengan ciri-ciri tersebut.
Yang kelima, bulu dada.
Meskipun pada poin ini sulit untuk dicari, namun menurut para penghobi, burung murai batu yang memiliki bulu dada berwarna kuning cerah atau lebih ke warna orange lebih rajin bunyi. Jadi kalau bisa cari burung murai batu dengan warna bulu dada seperti itu.
Yang keenam, ekor.
Carilah burung murai batu bakalan yang memiliki ekor rapat namun tidak terlalu tebal. Karena ekor yang ringan tidak mempercepat penurunan stamina burung pada saat lomba.
Yang ketujuh, kaki.
Kaki selain juga bisa menentukan usia burung, juga menentukan hal lainnya. Burung murai batu yang memiliki kaki hitam pekat diyakini memiliki mental berani, selain itu pilih yang cengkramannya terlihat kuat.
Itulah 7 tips cara memilih burung murai batu bakalan yang bagus. Meski sulit mencari burung murai batu dengan ciri-ciri seperti yang sudah disebutkan, setidaknya pilih 5 poin yang menurut anda lebih penting.
Sekian artikel yang bisa saya bagikan kepada anda. Semoga bermanfaat.
Jika menurut anda artikel ini bermanfaat, jangan lupa juga bagikan artikel ini kepada orang lain, siapa tahu bermanfaat juga untuk orang lain.
Trimakasih.
YtAnimaLover

Tidak ada komentar:
Posting Komentar